Selasa, 04 September 2018

TIPS SUKSES SBMPTN




TIPS SUKSES SBMPTN / TIPS SUKSES UTBK


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
                Mohon maaf sebelumnya, artikel ini ditulis bukan bermaksud ingin menggurui maupun sombong, hanya karena bagian dari penugasan saja, tetapi semoga bisa bermanfaat. Dan terima kasih atas pengertiannya. 
                 Oh ya, jika tahun 2019 dan seterusnya penamaan seleksi tes tertulis untuk masuk PTN diubah dan tidak lagi SBMPTN, Mungkin tips ini tetap bermanfaat kok, yang penting sama-sama tes masuk PTN yaa.Oke, lebih baik langsung ke topik pembahasan saja. Berikut Tips Sukses SBMPTN, Selamat membaca:


1.       Mendekatkan diri pada Tuhan Yang Maha Esa
Hal pertama ini mungkin menurut teman-teman cenderung formalitas ya? Tapi jangan diabaikan begitu saja. Menurut saya ini sangat penting dan yang paling utama. Usaha tanpa do’a hanya akan sia-sia. Apabila teman-teman merasa pernah berhasil tanpa berdo’a, ingatlah semua yang terjadi di dunia ini atas kehendakNya. Jika teman-teman gagal dan mengatakan ini semua sudah takdir, ett ingat juga ya, ilmu pengetahuan merupakan takdir yang bisa diubah kok, jadi bukan takdir yang mutlak. Dengan kerja keras pasti bisa meraih mimpi teman-teman. #kataPakUstadz



 2.       Memantapkan pilihan Program Studi beserta PTN nya
Sebelumnya mohon maaf jika saya menuliskannya hanya PTN, karena sesuai dengan judul yang saya buat yaitu tentang SBMPTN. Tetapi bisa juga kok diterapkan di PTK/PTS.
Lanjut ke pembahasan subbab no 2 ini yaa, menurut saya program studi itu lebih penting daripada PTNnya karena selama 3 tahun (D3) atau 4 tahun (D4;S1)  kedepan , teman-teman akan menekuni bidang yang kalian pilih hari ini. Coba bayangkan jika kalian hanya mengutamakan gengsi seperti hanya mau memilih PTN yang terkenal saja, maka selama 4 tahun nanti kalian akan merasa kesulitan karena berada di prodi yang asal-asalan kalian pilih, banyak mengeluh, dan ujung-ujungnya apa? Pasti berhenti ditengah jalan. Hmm sangat sia-sia kan?. Syukur-syukur program studi yang teman-teman pilih ada di PTN favorit, langsung saja tancap gas dan jangan ragu meletakkan itu di target utama yaa.







  .  3. Memiliki Motivasi , Semangat, dan Percaya Diri
Poin ketiga ini nampaknya sepele teman-teman. Tapi tidak semua orang memiliki, meskipun hanya salah satunya apalagi ketiganya. Kepercayaan diri yang tinggi  berkaitan erat dengan motivasi diri. Semakin tinggi motivasi kalian, maka  teman-teman akan mempertinggi usahanya dan percaya diripun akan tumbuh secara otomatis setelah kalian memiliki motivasi dan usaha yang tinggi tadi. Tapi ingat, kita tidak boleh munafik ya, memiliki cita-cita boleh yang tinggi kok, tetapi juga harus berfikir secara rasional dan menyesuaikan dengan kemampuan diri masing-masing. 

                         

Berikut ada beberapa contoh motivasi, yang saya pegang nih, kalau penasaran bisa dibaca, jika tidak penasaran di skip saja yaa.
 Contoh motivasi :
-          Dikutip dari akun ig @abdinegaraofficial “Ada dua pilihan setiap pagi, TIDUR LAGI untuk melanjutkan MIMPI atau BANGUN untuk MEWUJUDKAN MIMPI” – unknown
Simpel tapi bermakna ya kawan-kawan, bahasanya juga estetik sekali.

-          Ada lagi “Jika Berjuang aku MENANG, Jika Menyerah aku KALAH”
Kalau yang ini sebenarnya estetik juga tapi nampak biasa saja yaa. Tapi jika teman-teman mau memahaminya terdapat suatu energy atau tekad serta keyakinan yang tinggi didalam kalimat tersebut. Meskipun yang berjuang belum tentu berhasil, tetapi motivasi ini mendorong kita untuk yakin jika berjuang pasti menang. Untuk kalimat kedua sudah pasti ya teman-teman, jika menyerah pasti akan kalah.

-          Satu lagi “Usaha sebanding dengan Hasil”
Untuk kalimat yang satu ini nampak sudah biasa didengar oleh teman-teman semua, dan ini kalimat yang selalu terngiang-ngiang dalam diri saya. Saat saya gagal menuju Perguruan Tinggi Impian, saya tersadar jika usahanya pasti kurang keras sehingga belum mampu mewujudkan mimpi saya tersebut. Sehingga dengan fikiran dan energi positif dari kalimat ini, saya berusaha bangkit untuk berjuang lagi.
                  




    4.       Membagi waktu belajar

Ini juga cukup penting. Dulu saya menerapkan ini teman-teman dan menurut saya juga sangat efektif. Btw, bagaimana maksudnya membagi waktu belajar nih?
Saya berikan contohnya yaa, seperti ini:

No
Jam
Mapel SBM
Mapel Saintek
Mapel Soshum
1.
00.00 – 06.00
TPA
Biologi
Geografi
2.
06.00 – 12.00
Bahasa Indonesia
Kimia
Sejarah
3.
12.00 – 18.00
Bahasa Inggris
Fisika
Sosiologi
4.
18.00 – 00.00
Matematika Dasar
Matematika IPA
Ekonomi
  • Loh kok tidak ada waktu istirahat sih? Bukan begitu teman-teman, maksud dari tabel diatas yaitu dari rentang waktu ke waktu, teman-teman harus belajar mapel tersebut, entah mau berapa jam yang penting mapel tersebut harus dipelajari, begitu.
  •  Lalu kalau jam sekolah bagaimana? Apa iya harus mengejar target saja dari pada memperhatikan guru? Bukan begitu juga hehehe, disaat jam sekolah cari-cari waktu luang untuk belajar sesuai jadwal yang telah teman-teman buat ya bisa saat istirahat atau saat jam kosong, ingat sudah kelas 12 lupakan tuh main-main.
  •  Lalu kalau bisa belajar sesuai targetnya hanya jam di nomor 1 dan nomor 4 bagaimana, siapa tahu jam no 2 dan 3 disekolah tidak pernah kosong? Untuk ini selesaikanlah dulu semua materi yang ada di nomor 1 dan 4, sehingga yang di nomor 2 dan 3 bisa dipindahkan ke nomor 1 dan 4 saat sudah selesai nanti.
  •  Lalu kalau no 1 dan 4 nya untuk tidur bagaimana dong? Hmm, sempatkanlah ya kawan-kawan sem-pat-kan-lah. Ingat, jika kita ingin menjadi pemenang, kita harus berani berbeda dari yang lain.


 5.       Memiliki bahan materi dan rajin latihan soal
Untuk poin kelima ini, sangat penting. Mahir mengerjakan soal ketika ujian pastinya karena seudah terbiasa dengan latihan mengerjakan soal kan ya, itu untuk saintek. Soshum juga sih, tapi  untuk soshum lebih perbanyak membaca materi yaa. Dan kita sama-sama tahu, bisa mengerjakan soal tentunya diawali dari membaca dan memahami materinya terlebih dahulu yaa.
 Kemudian materi dan latihan soal bisa teman-teman miliki melalui smartphone masing-masing maupun membeli buku di toko buku terdekat. Kalau saya pribadi lebih memilih membeli buku karena lebih enak saja untuk belajar. Tahu sendiri lah, belajar dari smartphone godaan untuk membuka sosial media sangat besar.
 Kalau tidak mau membeli dan tidak nyaman belajar dari smartphone, bisa tuh pinjam ke kakak kelas kalian. Yang tidak dipakai pasti dipinjamkan kok, kalau tidak boleh dipinjam, mungkin saja tahun depan mau mencoba SBMPTN lagi.




 6.       Mengikuti Try Out SBMPTN
Jika ada lembaga yang mengadakan semacam Try Out SBMPTN jangan ragu untuk mengikutinya ya teman-teman. Disana kalian bisa mendapatkan pengalaman baru, merasakan atmosfer bagaimana itu SBMPTN, mengukur kemampuan penguasan materi, dan masih banyak manfaat  yang lainnya.
                                            



7.       Jangan menyepelekan TPA!
                Ada tanda serunya tuh, penting ya berarti. Jujur dulu saya awalnya menyepelekan TPA teman-teman, setelah saya menonton video di youtube tentang “Tips gagal SBMPTN” disana saya tersadar, meskipun TPA nampak lumayan mudah, tetapi jika tanpa latihan pasti akan terasa sulit. TPA menurut saya juga gudang teman-teman untuk mendongkrak nilai tinggi di SBMPTN.




   8.       Mencari Informasi tentang SBMPTN
                 Percuma ya apabila teman-teman sudah mematangkan diri untuk persiapan SBMPTN, tetapi tidak mengetahui informasi penting tentang SBMPTN baik tanggal, sistem penilaian, maupun informasi penting lainnya. Akan sangat merugikan diri teman-teman pastinya.





9.  Usaha? sudah. Berdo'a? sudah. BERAMALlah!
     Poin terakhir ini bukan bermasud sok suci ya teman-teman, itupun saya juga dapat tips dari teman saya kok serta #KataPakUstadz juga. Dan itu ampuh teman-teman, percaya dan yakinlah tentang keajaiban faktor-X itu.






Berikut ada tips lain juga, dan mungkin teman-teman sudah mengetahuinya :
1. Ikut bimbel, Ini tidak harus kok, banyak yang belajar mandiri juga berhasil. Tenang saja.
2. Belajar Kelompok, Ini direkomendasikan untuk teman-teman yang kesusahan dalam memahami materi secara mandiri.
3. Bertanya pada Guru, Jika belajar kelompok mengalami kebuntuan, guru maupun mentor bimbel bisa menjadi penyelesaiannya ya teman-teman, jangan bingung.



Mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan, terima kasih sudah membaca sampai akhir, mohon maaf apabila ada kesalahan dan semoga bermanfaat.

                      
                                  Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh





Sumber gambar :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar